Metode
analisis wacana (discourse analysis) Van Djik. Analisis wacana lebih melihat pada “bagaimana” (how) dari pesan
atau teks. Lewat analisis wacana kita bukan hanya mengetahui bagaimana isi
teks, tetapi bagaimana pesan itu disampaikan. Lewat kata, frase, kalimat,
metafora macam apa suatu berita disampaikan. Dengan melihat bagaimana bangunan
struktur kebahasaan tersebut, analisis wacana lebih bisa melihat atau membedah
makna yang tersembunyi (latent) dari suatu teks.
Melalui berbagai karyanya, menurut
Eriyanto (dalam Sobur:2001:73-74) Van Dijk
membuat kerangka analisis wacana yang dapat didayagunakan. Ia melihat suatu
wacana terdiri atas berbagai struktur/tingkatan yang masing-masing bagian
saling mendukung. Van Dijk membaginya ke dalam tiga tingkatan:
1.
Struktur Makro.
Ini merupakan makna global/umum dari suatu teks yang dapat dipahami dengan
melihat topik dari suatu teks. Tema wacana ini bukan hanya isi, tetapi juga
sisi tertentu dari suatu peristiwa.
2.
Superstruktur
adalah kerangka suatu teks: bagaimana struktur dan elemen wacana itu disusun
dalam teks secara utuh.
3.
Struktur
mikro adalah makna wacana yang dapat diamati dengan manganalisis kata, kalimat,
proposisi, anak kalimat, parafrase yang dapat dipakai dan lain sebagainya.
Struktur/elemen wacana yang dikemukakan Van Dijk ini dapat digambarkan.
Tabel 1
Gambaran Struktur Teks
Menurut van Dijk
Struktur Makro
Makna global dari suatu teks yang dapat diamati
dari topik/tema yang diangkat oleh suatu teks
|
Super Struktur
Kerangka suatu teks, seperti bagian pendahuluan,
isi, penutup dan kesimpulan
|
Struktur Mikro
Makna lokal yang dapat diamati dari pilihan
kata, kalimat dan gaya yang dipakai oleh suatu teks
|
Tabel 2
Struktur/elemen Wacana van
Dijk
|
Struktur
Wacana
|
Hal
yang diamati
|
Elemen
|
|
Struktur Makro
|
Tematik
Tema/topik yang di kedepankan dalam suatu berita
(Apa yang dikatakan)
|
Topik
|
|
Superstruktur
|
Skematik
Bagaimana bagian dan urutan berita diskemakan
dalam teks berita utuh. (Bagaimana pendapat disusun dan dirangkai?)
|
Skema
|
|
Struktur Mikro
|
Semantik
Makna yang ingin ditekankan dalam teks berita.
Misal pada satu sisi atau membuat eksplisit satu sisi dan mengurangi detil
sisi yang lain
|
Latar, detil, maksud, pra-anggapan, nominalisasi
|
|
Struktur Mikro
|
Sintaksis
Bagaimana kalimat (bentuk, susunan) yang dipilih.
(Bagaimana pendapat disampaikan?)
|
Bentuk kalimat, koherensi, kata ganti
|
|
Struktur Mikro
|
Stilistik
Bagaimana pilihan kata yang dipakai dalam teks
|
Leksikon
|
|
Struktur Mikro
|
Retoris
Bagaimana dan dengan cara penekanan dilakukan?
|
Grafis, metafora, ekspresi
|
Sumber: Diadopsi dari Eriyanto (200a:7-8) dan
Eriyanto (2001:228-229)
Berdasarkan teori Van Dijk skema pesan adalah bagaimana bagian dan
urutan berita diskemakan dalam teks berita utuh. (Bagaimana pendapat disusun
dan dirangkai) dan makna pesan dapat dilihat dari segi sintaksis, semantik,
stilistik dan retoris.
Dasar analisis wacana adalah
interpretasi, karena analisis wacana bagian dari metode interpretatif yang
mengandalkan interpretasi dan penafsiran peneliti. Pada penelitian ini analisis
wacana digunakan untuk meneliti data teks.
