Ada lima catatan kegagalan pemerintahan SBY-Boediono yang sangat dirasakan masyarakat adalah :
1. kedaulatan dan ketahanan ekonomi nasional. Hal ini terlihat dari ketidakmampuan pemerintah dalam melindungi kekayaan alam dari eksploitasi dan penguasaan asing, Indonesia memang menarik buat jadi bahan curian bangsa2 lain tapi jika pertahanan kuat tentunya hal ini tidak akan terjadi, belum lagi kerusuhan dimana-mana yang terlalu banyak jika harus disebutkan satu persatu karna ku rasa teman2 pasti tau. Masalah pertahanan bukan hanya masalah penambahan armada sukoi buatan rusia yang berjumlah 3 unit yang juga pincang tanpa peluru. Aparat jangan hanya tebar pesona dengan pengrebegan2 teroris dong. Karna hakikatnya ketahanan yang kuat adalah rakyat merasa aman. Utuk masalah ketahanan ekonomi lihatlah berapa banyak BUMN yang diprivatisasi oleh perusahan2 asing. Sekali lagi hakikatnya ketahanan yang kuat adalah rakyat merasa aman dari ancaman apapun. Lalu bangaimana dengan rakyat Indonesia?
2. pemerintah dinilai gagal melindungi industri kecil dan menengah dengan memberlakukan perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement Asean-China. Yah lihatkah di mall2 besar siapa yang menguasai perdagangan? Lokalisasi pasar ketempat yang modern rupanya membuat para pedangang kita terjepit karna tak sanggup membeli kios di mall mewah itu. Dan lihatlah pasaran dinegri ini dibanjiri oleh produk2 asing yang lebih murah disbanding produk local, lantas harus kemana produk2 lokal ini harus dijual?
3. pemerintah juga dinilai gagal menegakkan negara hukum yang ditandai dengan kemerosotan wibawa aparatur penegak hukum serta skandal korupsi politik yang diduga melibatkan unsur-unsur yang terkait dengan pemerintah. Hahai untuk yang ini aku jadi malu buat membicarakannya, betapa malu dengan potret para pejabat hokum. Dari mulai masalah remisi dan grasi yang terlalu diobral, peperangan antara porli dan kpk, belum lagi dengan lembaga2 hukum lainnya, lalu kasus century yang sampai sekarang ini gak jelas nasibnya dan blab la bla, terlalu malu untuk mengungkap satu persatu
4. pemerintah juga dinilai gagal menyejahterakan dan melindungi petani, buruh, nelayan, kaum miskin perkotaan dan buruh migran. Ini juga salah satu kelucuan negri ini dimasa pemerintahan pak beye….masyarakat kecil makin kecil yang besar makin besar…….lihatlah petani yng kesulitan mendapat bibit unggul, kebimgungan menjual hasil panenlalu para nelayan yang kebingungan membeli bahan bakar lantas buruh mingran harus luntang lantung dikota2 besar demi mencari kepastian hidup
5. pemerintahan SBY-Boediono gagal mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyehatkan bangsa. Biarkata sudah ada dana bos masalah pendidikan tetaplah menjadi masalah besar bagi masyarakat Indonesia, yah namanya juga dana untuk bos (mengutip perkataan salah satu rekan peserta DM3)…hai-hai kawan cobalah jalan kedaerah pinggira dan lihatlah betapa mengenaskannya saudara2 kita disana.
Sudah terlalu malam dan diriku terlalu malu untuk menyebut semua kegagalan2 ini..
Maka gerakan massa besok itu untuk mengingatkan pemerintah tentang adanya kegagalan-kegagalan itu. Dan dengan sangat terpaksa Pak BeYe kami harus memberimu taport merah, dan kuyakin hari ini pasti dirimu sedang geulisah menunggu hasil penilayanmu setahun ini.
Silahkan bila ada teman2 yang mau menambahkan.
By : Siti Nur’aeni (KAMMI JABAR)
Selasa, 19 Oktober 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar